Berita

PT FAP Agri Tbk/FAPA

Bisnis

Masuk Daftar UMA, FAPA Langsung Beri Klarifikasi

SABTU, 19 OKTOBER 2024 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT FAP Agri Tbk. (FAPA)  memberikan tanggapannya atas pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait Unusual Market Activity (UMA) atas sahamnya.

Manajemen perusahaan yang bergerak di bidang produksi minyak sawit ini mengatakan bahwa perseroan telah menyampaikan seluruh informasi material kepada publik. 

"FAPA telah menyampaikan seluruh informasi material kepada Publik dan Informasi terakhir yang disampaikan adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 30 September pada tanggal 9 Oktober 2024," terang Corporate Secretary FAPA, Henryzal M Panjaitan, dalam keterbukaan informasi pada Jumat 18 Oktober 2024 di laman BEI.


"Aktivitas transaksi serta pergerakan saham FAPA di Bursa adalah di luar kendali Manajemen FAPA," lanjutnya.

Bursa mencermati pergerakan saham FAPA karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham FAPA di luar kebiasaan (UMA). Pada Rabu 16 Oktober 2024 Bursa mengeluarkan pengumuman UMA tersebut dan mengingatkan agar investor terus memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa.

"Investor juga dianjurkan untuk terus mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya serta mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS," tulis Bursa.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya