Berita

Jaksa Agung ST. Burhanuddin melantik Patris Yusrian Jaya sebagai Kajati DKI Jakarta/Puspenkum Kejagung

Politik

Kajati DKI Diganti Jelang Pilkada 2024

SABTU, 19 OKTOBER 2024 | 04:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin melantik Patris Yusrian Jaya sebagai Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta di Gedung Kejaksaan Agung RI pada Jumat, 18 Oktober 2024.

“Kajati diminta menyelesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru, memastikan terlaksananya penegakan hukum yang normatif," kata Burhanuddin.

Patris Yusrian juga diminta untuk memastikan kesiapan dalam rangka menghadapi perhelatan Pilkada serentak. Salah satunya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya.


Patris Yusrian Jaya menggantikan Rudi Margono yang telah promosi jabatan sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Sebelumnya, Patris Yusrian Jaya menjabat Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Kejati Sulawesi Tenggara, dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.



Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya