Berita

Capres 2024, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Belum Tentu Hadir Pelantikan Prabowo-Gibran

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 20:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sekaligus Capres 2024, Ganjar Pranowo belum bisa memastikan hadir di pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.

Hal tersebut disampaikan Ganjar usai menghadiri sidang disertasi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Jumat, 18 Oktober 2024.

Ia menyatakan, kehadirannya dalam acara pelantikan Prabowo-Gibran di Komplek Parlemen lusa, tergantung PDIP. 


"Rencana datang, kecuali nanti ada perintah dari partai," ujar Ganjar singkat. 

Dia beralasan, saat ini partai politik berlogo banteng tengah fokus mengawal kader-kader yang mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.

"Karena sekarang kami lagi standby semua untuk pilkada ya, karena kami menyiapkan. Kalau nanti ada perintah, kami datang. Kalau ada perintah, nanti kami akan berbagi," jelasnya. 

Kendati begitu, Ganjar sebagai elite politik dan tokoh publik mengaku telah mendapat undangan untuk menghadiri pelantikan Prabowo-Gibran. 

"Sudah," demikian tambahan Ganjar menjawab pernyataan apakah sudah mendapat undangan. 

Padahal, sebelumnya Ketua MPR Ahmad Muzani memastikan bahwa Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan hadir dalam pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

"Pak Anies, Mas Ganjar, alhamdulillah insya Allah hadir, saya sudah berkontak tadi malam. Mas Ganjar menyampaikan kehadirannya, Mas Anies juga menyampaikan kehadirannya," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 16 Oktober 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya