Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Ditutup Bervariasi, Dow Jones Cetak Rekor

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA




Saham-saham Amerika Serikat di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Kamis 17 Oktober 2024, waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, berakhir dengan angka rekor dan Nasdaq Composite yang kaya teknologi sekali lagi didukung oleh minat baru pada pembuat dan perancang chip seperti Nvidia.

Indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, berakhir dengan angka rekor dan Nasdaq Composite yang kaya teknologi sekali lagi didukung oleh minat baru pada pembuat dan perancang chip seperti Nvidia.

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones naik 161,35 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 43.239,05. 

Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 1 poin menjadi 5.841,47. Sementara indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 6,53 poin menjadi 18.373,61. 

Para pedagang juga mencerna data baru yang menunjukkan percepatan penjualan ritel bulan lalu, dan pemangkasan suku bunga lagi dari Bank Sentral Eropa. 

Kepala strategi Mill Street Research Sam Burns mengatakan bahwa berita ekonomi positif di AS, dan pemangkasan suku bunga di Eropa, telah membantu saham kembali mendekati level tertinggi sepanjang masa. 

"Laporan laba sejauh ini cukup bagus dan tampaknya tidak ada terlalu banyak kekhawatiran, setidaknya sejauh ini, tentang pemilihan umum dan hal-hal seperti itu," katanya.

Meski ada peningkatan di sektor chip dan data ekonomi yang positif, imbal hasil obligasi AS juga naik, dengan yield obligasi 10 tahun bertambah 7,5 basis poin menjadi 4,091 persen. Beberapa sektor di S&P 500 melemah, seperti utilitas dan properti yang masing-masing turun 0,9 persen dan 0,7 persen.

Di antara perusahaan-perusahaan lain, saham raksasa layanan streaming Netflix naik dalam perdagangan setelah jam kerja setelah mengumumkan telah melampaui ekspektasi laba pada kuartal ketiga.

Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) melambung 9,8 persen setelah mencatatkan perolehan laba kuartalan melampaui ekspektasi dan memperkirakan lonjakan pendapatan kuartal empat berkat tingginya permintaan chip kecerdasan buatan. Saham Nvidia naik 0,9 persen. 

Indeks sektor utilitas dan properti S&P 500 masing-masing turun 0,9 persen dan 0,7 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya