Berita

Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dan presiden terpilih Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Oktober 2024/RMOL

Politik

Nasdem Tegaskan Pertemuan Surya Paloh-Prabowo Bukan Bahas "Lapak" Menteri

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 16:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menemui presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Oktober 2024. 

Surya Paloh didampingi Wakil Ketua Umum DPP Nasdem Saan Mustopa, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Viktor B Laiskodat serta Ketua Bappilu Partai Nasdem Prananda Surya Paloh. 

Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi Willy Aditya menegaskan sikap Partai Nasdem tidak akan berpikir bahwa politik hanya mencari posisi.


“Berpolitik itu perspektifnya Pak Surya bukan perspektif cetek. Pak Surya dan Pak Prabowo kan sama-sama alpha. Yang berpikir secara luas,” kata Willy kepada wartawan.

Menurutnya, pertemuan dua tokoh bangsa itu bukan soal jatah kabinet tapi lebih kepada diskusi dalam membangun bangsa.

“Jadi berpolitik tidak hanya bicara secara lapak, posisi semata-mata, tapi how to contribute," ucapnya.

Willy menuturkan Surya Paloh akan menampilkan sebuah politik yang berbeda dari pandangan umum, seorang Surya Paloh tidak melihat politik sempit, hanya berorientasi ‘dapat apa’.

“Orang selama ini berpolitik untuk cari posisi. Tapi orang tidak bicara dedikasi, sacrifice (pengorbanan) dan itu ditunjukkan oleh seorang Surya Paloh," demikian Willy Aditya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya