Berita

Potret mantan Perdana Menteri Yaman Haidar Abu Bakr Al-Attas saat tiba di Aden pada Rabu, 16 Oktober 2024/X

Global

Mantan PM Yaman Haidar Al-Attas Kembali ke Aden Setelah 30 tahun

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 11:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mengasingkan diri dari tanah air selama 30 tahun, kini mantan Perdana Menteri Yaman Haidar Abu Bakr Al-Attas akhirnya kembali ke Aden untuk pertama kalinya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Menurut laporan Kantor Berita Resmi Saba, Al-Attas datang untuk menemani Rashad Al-Alimi, ketua Dewan Kepemimpinan Presiden (PLC) Yaman di ibu kota sementara pemerintah, Aden yang diakui secara internasional.

Kunjungan ini terjadi di tengah pertikaian internal dalam PLC, yang telah menghadapi tantangan sejak pembentukannya pada bulan April 2022.


Kepulangan Al-Attas menyusul kunjungan terakhirnya ke Kegubernuran Hadhramaut pada bulan Juni 2023.

Menurut Kantor Berita Yaman yang berpusat di Sanaa, sumber-sumber politik mengindikasikan bahwa Arab Saudi memfasilitasi kepulangannya, yang bertujuan untuk mengatasi ketegangan dengan Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA.

"Kedatangan Al-Attas dipandang sebagai bagian dari upaya Riyadh untuk merestrukturisasi PLC dan memenuhi tuntutan STC, di tengah keretakan yang berkembang antara Al-Alimi dan wakilnya, Aidarous Al-Zubaidi, presiden STC," ungkap laporan tersebut.

Al-Attas menjabat sebagai presiden terakhir Yaman Selatan dan menjadi perdana menteri pertama setelah penyatuan Yaman Utara dan Selatan pada tahun 1990 di bawah mendiang Presiden Ali Abdullah Saleh.

Ia melarikan diri dari negara itu setelah perang saudara tahun 1994, yang membuatnya dituduh melakukan kegiatan separatis.

Pada tahun 1998, ia dijatuhi hukuman mati secara in absentia tetapi diberikan amnesti pada tahun 2003.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya