Berita

Gurubesar Tsinghua University, Profesor Stella Christie/Repro

Politik

Profil Gurubesar Tsinghua University Stella Christie yang Bakal Masuk Kabinet Prabowo

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 06:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di antara tokoh dan politikus yang dipanggil Presiden terpilih, Prabowo Subianto, pada Senin kemarin, 14 Oktober 2024, ada sosok yang cukup mencuri perhatian. Pasalnya, wajah dan namanya relatif tidak familiar. 

Padahal, sosok bernama Stella Christie ini adalah seorang Profesor di Tsinghua University China.

"Saya orang Indonesia asli, saya menyelesaikan gelar S1 dari Harvard University, S2, dan S3 dari Northwestern University. Dan saya sudah menjadi Gurubesar di Swarthmore Colleges, Itu nomor tiga universitas paling baik di Amerika Serikat. Dan sekarang menjabat Gurubesar Tsinghua University," kata Stella, di depan kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin, 14 Oktober 2024.


"Saya adalah ilmuwan cognitive science, adalah tentang bagaimana kita berpikir, tentang otak, tentang bagaimana pikiran yang memastikan manusia dan juga hewan dan juga Artificial Intelligence. Jadi ilmu saya adalah interdisipliner," tutur Stella.

Mengutip laman Tsinghua University, pada 2010-2012 Stella menjadi peneliti pascadoktoral di The University of British Columbia. Dia juga tercatat pernah menjabat sebagai Associate Professor di Swarthmore College, Amerika Serikat, pada 2012-2018.

Tak cuma sebagai profesor di Tsinghua University, Stella juga merupakan Ketua Riset di Laboratorium Otak dan Kecerdasan kampus tersebut. 

Selain itu, Stella yang lahir di Medan 45 tahun silam ini juga merupakan Direktur Pusat Kognisi Anak Universitas Tsinghua. Dia merupakan Gurubesar dengan Jabatan Tetap di Universitas Tsinghua sejak 2018 hingga sekarang. 

Beberapa publikasi penelitian Stella dimuat dalam Journal of Cognition and Development dan mendapat penghargaan artikel terbaik pada 2010.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya