Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emas Dunia Diprediksi Bakal Cetak Rekor pada 2025

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 15:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga emas dunia diprediksi akan kembali mencetak rekor tertinggi selama satu tahun ke depan, atau melanjutkan tren yang terjadi di sepanjang 2024.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu 16 Oktober 2024, survei terhadap forum industri emas batangan terbesar,  konferensi London Bullion Market Association (LBMA) menunjukkan harga emas akan meningkat.

Dalam survei tersebut, harga emas dunia diperkirakan akan naik menjadi 2.917,40 Dolar AS per troy ons pada akhir Oktober 2024, sekitar 10 persen lebih tinggi level saat ini.


Angka tersebut didasarkan pada rata-rata perkiraan dari para pedagang, penyuling, dan penambang, yang disurvei oleh LBMA di konferensi tersebut.

Emas sendiri merupakan salah satu komoditas dengan kinerja terkuat pada 2024. Komoditas ini terus mencetak rekor tertinggi berturut-turut berkat daya tariknya sebagai safe haven. Terbaru, harga emas pada bulan lalu mencapai 2.685 Dolar AS per troy ons.

Selain emas, menurut survei yang sama, perak juga diprediksi akan naik lebih dari 40 persen pada tahun mendatang hingga mencapai 45 Dolar AS per ons.

Adapun peningkatan harga emas dunia didukung  Federal Reserve (The Fed) yang tengah beralih ke kebijakan moneter longgar. Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja lebih baik dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya