Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara/RMOL

Politik

PKB Harusnya Tak Ikutan Masuk Kabinet Prabowo seperti Nasdem

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) seharusnya mencontoh Partai Nasdem yang tidak masuk ke dalam kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming karena tidak ikut berjuang di Pilpres 2024 lalu.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespons adanya sikap yang berbeda antar PKB dengan Nasdem yang merupakan rival Prabowo di Pilpres 2024 lalu.

Di mana, partai yang dipimpin Surya Paloh lebih memilih tidak masuk ke dalam kabinet Prabowo. Sedangkan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar alias Cak Imin malah bangga ketika datang ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta sebagai calon menteri.


"PKB harus mencontoh Nasdem, karena tidak ikut berjuang dan bahkan lawan politik saat pilpres malah bangga dipanggil ke Kertanegara," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 16 Oktober 2024.

Karena, menurut Muslim, mendukung pemerintah tidak mesti harus masuk ke kabinet. Selain Nasdem kata Muslim, PDIP dan PKS juga seharusnya tidak perlu masuk kabinet Prabowo.

"Harus ada tradisi oposisi biar demokrasi tumbuh sehat. Tidak mesti semua diajak dan masuk kabinet," kata Muslim. 

Kata Muslim, di luar pemerintahan juga terhormat jika bela kepentingan rakyat dan negara. 

"Kalau semua yang berlawanan saat pilpres dan sekarang semua masuk di kabinet, ngapain lagi perlu pilpres yang sedot dana besar. Toh akhirnya semua kumpul satu kolam? Kan naif bukan?" pungkas Muslim.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya