Berita

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi saat tiba di rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV Jakarta Selatan, Selasa, 15 Oktober 2024/Repro

Politik

Dipanggil Prabowo, Hasan Nasbi Singgung Ekonomi dan Pembangunan

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 18:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menjadi salah satu sosok yang ikut dipanggil Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2024.

Usai dipanggil ke kediaman Prabowo, Hasan Nasbi mengaku diminta untuk membantu pemerintahan periode 2024-2029.

"Ini sebuah kehormatan besar dan buat saya harus dijalankan sepenuh hati dalam mendukung kesuksesan pemerintahan secara keseluruhan," kata Hasan Nasbi.


Ia tidak menjelaskan secara gamblang posisi pos kementerian atau lembaga yang akan ditugaskan Prabowo.

Namun saat bertemu Prabowo, ada beberapa pembahasan terkait ekonomi dan pembangunan.

"Tadi Pak Prabowo bicara soal tekad menjadi negara yang makmur, negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi, kami juga bicara soal antisipasi terhadap misalnya kekuatan-kekuatan luar yang mencoba mengganggu kemajuan ekonomi kita," jelasnya.

Soal posisi di kabinet 2024-2029, Hasan Nasbi meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Prabowo.

"Tunggu nanti ya, pengumuman dari Bapak Presiden terpilih ketika telah selesai pelantikan, beliau akan mengumumkan saya harus membantu di bagian apa," pungkasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya