Berita

Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya di Jalan Kertanegara No.4, Jakarta Selatan, Senin (14/10)/RMOL

Politik

Kenyang di Parlemen, Teuku Riefky Bersiap Jadi Pembantu Prabowo

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menjadi salah satu tokoh yang turut dipanggil presiden terpilih, Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara No.4, Jakarta Selatan pada Senin, 14 Oktober 2024.

Adapun, tokoh yang dipanggil itu merupakan calon menteri di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Teuku Riefky mengaku, kedatangannya ke Kertanegara diminta oleh Prabowo untuk membantu di pemerintahannya. 


"Diajak bicara, diajak untuk diskusi beberapa hal dan kesediaan untuk membantu Bapak Presiden Prabowo kedepannya," kata Teuku Riefky, usai bertemu Prabowo. 

Lebih lanjut, Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat itu pun mengaku siap untuk membantu mewujudkan visi Prabowo terhadap bangsa dan negara. 

"Kami menyampaikan bahwa kami siap untuk membantu beliau visi besar beliau terhadap bangsa dan negara ini," pungkasnya.

Teuku Riefky Harsya lahir di Jakarta pada 28 Juni 1972. Dia merupakan Lulusan Military College of Vermont, Norwich University. 

Teuku Riefky memulai kariernya dengan terjun dalam dunia usaha mengikuti jejak sang ayah Teuku Syahrul Mudadalam. Dia sempat menjadi direksi di beberapa anak perusahaan milik Investment Group (Tbk). Seperti marketing director Uninet Internet Dharmala Group (1995-2001) dan Direktur Utama Grand Kemang Hotel Recapital Group (2001-2005).

Kariernya di dunia politik dimulai dengan bergabung menjadi relawan SBY pada 2000 silam. Dia turut mengumpulkan KTP pendirian Partai Demokrat pada 2001 dan dilanjut aktif kepengurusan Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua DPC Jakarta Pusat dari 2002 hingga 2005. Kemudian, saat ini Teuku Riefky menjabat sebagai Sekjen Demokrat. 

Teuku Riefky mengawali kariernya di parlemen saat berusia 34 tahun ketika masuk pertama kali menjadi pengganti antar waktu (PAW) DPR pada periode 2004-2009. Dia menggantikan Rusli Ramli yang meninggal dunia pada 2005.

Sejak saat itu, dirinya selalu lolos untuk pemilihan legislatif berikutnya yakni pemilihan 2009, 2014, dan 2019. Dia juga mencetak hattrick dalam perolehan tertinggi di Provinsi Aceh

Selama berkiprah 19 tahun di DPR, dirinya dipercaya DPP Partai Demokrat dalam berbagai penugasan strategis di DPR, seperti ketua Komisi VII, sekretaris FPD, ketua Komisi X, wakil ketua Badan Anggaran dan kini menjabat sebagai wakil ketua Komisi I yang merangkap sebagai sekretaris FPD mendampingi ketua Fraksi, Edhie Baskoro Yudhoyono.

Selain aktif di dunia politik, pria berusia 52 tahun ini juga pernah aktif dalam berbagai organisasi sosial kemasyarakatan diantaranya, Pengurus Pusat Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), Wakil ketua bidang Investasi Persatuan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI). 

Wakil Ketua Bidang Minyak & Gas Kamar Dagang Indonesia, Ketua Umum Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Wakil Komandan I KOGASMA (Tim Pemenangan DPP Partai Demokrat), dan Wakil Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. 

Dia merupakan anak dari seorang pengusaha sekaligus politisi Partai Golkar, Teuku Syahrul Mudadalam. Dia juga merupakan cucu pertama dari pasangan Teuku Abdul Hamid Azwar dan Cut Nyak Djariah, penyumbang pesawat pertama Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya