Berita

Prabowo Subianto ketika berkunjung ke Tower Nasdem/RMOL

Politik

Tolak Jatah Menteri, Nasdem Bantah Dicap Oposisi

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 12:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem menolak diberikan jatah kursi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran bukan diartikan sebagai oposisi.

Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa menegaskan Nasdem berkomitmen untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Nggak, nggak ada oposisi. Kita tetap dalam barisan pemerintahan Pak Prabowo-Pak Gibran. Jadi kita mensupport dan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keputusan, kebijakan dan program pemerintahan Pak Prabowo," kata Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 14 Oktober 2024.


Saan meyakini Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sudah menyampaikan kepada Prabowo Subianto terkait keputusan Nasdem tidak memberikan nama kader terbaiknya menjadi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Saya yakin Pak Surya sudah menyampaikan ke Pak Prabowo dan ada saling pengertian dan saling pemahaman. Saya yakin antara Pak Prabowo dengan Pak Surya," ujar Wakil Ketua DPR 2024-2029 tersebut.

Saan menambahkan meskipun Prabowo menyodorkan posisi menteri kepada Nasdem. Saan menegaskan Nasdem akan menjunjung etika dalam berpolitik.

"Ya, kita tetap memperhatikan etika dan soal kepantasan dan kewajaran. Jadi sekali lagi ini tidak berarti Nasdem tidak memberikan dukungan," tegasnya.

"Sekali lagi, Nasdem firm gabung dalam koalisi pemerintah dan memberikan dukungan apapun yang menjadi kebijakan, program, dan keputusan Pak Prabowo," demikian Saan Mustopa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya