Berita

Logo partai Nasdem/RMOL

Politik

Nasdem Keren, Batal Masuk Kabinet Prabowo

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Partai Nasdem untuk tidak bergabung dalam kabinet Prabowo Subianto diapresiasi Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno.

Menurutnya, Nasdem yang sejak awal memang tidak mendukung Prabowo Subianto di Pilpres seharusnya konsisten untuk menjadi penyeimbang di luar kabinet.

"(Sikap Nasdem) Keren. Demokrasi yang sehat butuh partai kalah di luar kekuasaan," kata Adi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin 14 Oktober 2024.


Analis Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu menekankan jika pihak yang kalah ikut merapat masuk ke kabinet presiden terpilih bisa membuat kritik dan pengawasan terhadap pemerintah melemah.

"Jangan yang kalah ikutan menikmati kekuasaan. Lalu siapa yang kontrol pemerintah? Repot urusan," tandas Adi Prayitno.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim menyebut ada banyak pertimbangan yang membuat pihaknya memilih untuk tidak masuk kabinet Prabowo-Gibran.

"Atas dasar pertimbangan banyak hal, kita (NasDem) memutuskan juga untuk tidak masuk dalam kabinet (Prabowo-Gibran)," kata Hermawi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu 13 Oktober 2024.

Meski begitu, Hermawi menekankan, Nasdem tetap akan mendukung dan membantu pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

"Tapi kita bagian tak terpisahkan dari pemerintahan ini," tegasnya.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya