Berita

Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Nurul Arifin didampingi Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Ma'soem/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Bandung 2024

Nurul Arifin Pastikan Arfi-Yena Sudah Punya Modal 366 Ribu Suara

SENIN, 14 OKTOBER 2024 | 00:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Ma'soem, akan mendapatkan hasil baik pada Pilwalkot Bandung 2024. 

Sebab, saat ini pasangan Arfi-Yena sudah memiliki modal suara yang cukup besar dari Partai Golkar Kota Bandung. 

“Jadi sebetulnya Golkar Kota Bandung sudah memiliki modal dari dua orang yang namanya Teh Atalia dan Nurul Arifin, jumlahnya 366 ribu suara,” kata Nurul Arifin, usai acara Tasyakuran dan konsolidasi Pilkada Kota Bandung, Minggu (13/10).


“Hari ini partai solid mendukung Arfi dan yena,” imbuhnya, dikutip RMOLJabar, Minggu, 13 Oktober 2024.

Tak hanya itu, dirinya juga akan terlibat langsung di sisa masa kampanye untuk memberikan dukungan kepada paslon nomor 4 tersebut. 

“Kita semua akan turun, ini baru konsolidasi, untuk selanjutnya saya sendiri akan menyusun kunjungan yang menjadi titik-titik yang menjadi kekuatan basis massa saya untuk memobilisasi dukungan,” paparnya.

Nurul juga meminta agar semua kader hingga simpatisan Golkar konsisten memberikan dukungan bagi Arfi-Yen. 

“Saya bilang bukan kita perjuangkan, tapi kita bertarung untuk memenangkan. Jadi sekali layar terkembang pantang untuk mundur,” tegasnya.

Nurul berharap masyarakat di Kota Bandung bisa menerima dipimpin perempuan. Sebab dirinya pernah maju di Pilwalkot Bandung tapi belum berhasil.

“Semoga hari ini Bandung bisa mengatakan bahwa 'kita terbuka untuk kepemimpinan perempuan',” tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya