Berita

KTT ke-21 ASEAN-India di Laos/Ist

Dunia

KTT ASEAN-India, Airlangga: Investasi India Konkret

SABTU, 12 OKTOBER 2024 | 09:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

India menjadi salah satu mitra strategis komprehensif ASEAN. Di bidang ekonomi, nilai perdagangan ASEAN dan India selama 10 tahun terakhir telah meningkat 2 kali lipat menjadi lebih dari 100 miliar Dolar AS pada 2023.

Tidak hanya ekonomi, kerja sama ASEAN dan India juga terjalin baik di sektor sumber daya manusia. Tercatat, India telah memberikan lebih dari 300 beasiswa bagi mahasiswa ASEAN. India saat ini juga telah menyiapkan komitmen sebesar 30 juta Dolar AS untuk dana pendidikan dan penelitian yang fokus pada ekonomi hijau.

Berkaitan dengan Indonesia, India juga telah menyampaikan minatnya untuk menanamkan investasi pada bidang farmasi dan kesehatan.


"Bentuk konkretnya investasi India adalah proyek pembangunan rumah sakit. Proyek ini akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan menggandeng salah salah satu grup perusahaan pengelola rumah sakit dari Indonesia dengan Apollo Hospital Group dari India," kata Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Airlangga juga turut mendampingi Wakil Presiden Maruf Amin untuk mengikuti KTT ke-21 ASEAN-India di National Convention Center, Vientiane, Laos. 

Dalam KTT tersebut, Indonesia mendorong penguatan kerja sama di tiga bidang. Mulai dari kerja sama maritim, ketahanan pangan, dan penguatan kerja sama dalam kerangka ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP).

Hal tersebut sebagaimana ditekankan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto mewakili Wapres Maruf Amin.

“Indonesia mengapresiasi upaya-upaya untuk menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang inklusif, termasuk melalui penandatanganan nota kesepahaman ASEAN-IORA, juga melalui Indo-Pacific Oceans Initiative yang diinisiasi India yang selaras dengan ASEAN Outlook on Indo Pacific (AOIP),” jelas Hadi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya