Berita

Sinergi PLN dan PLN Icon Plus Perluas Layanan Digital dan Energi Hijau/Ist

Bisnis

Sinergi PLN dan PLN Icon Plus Perluas Layanan Digital dan Energi Hijau

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT PLN (Persero) bersama PLN Icon Plus mengukir pencapaian baru melalui penguatan Perjanjian Kerja Sama (PKS). 

Sinergi antara PT PLN (Persero) dan anak perusahaannya itu ters berkesinambungan dan diperkuat guna memperluas layanan digital dan mendukung pengembangan energi hijau di Indonesia.

Kerja sama yang ditandatangani pada 25 September 2024 itu menyepakati adanya perluasan produk layanan PLN Icon Plus, seperti layanan Smart and Green Solution (Internet, PV Rooftop, EV Ecosystem, IoT, Smart Home) sebagai layanan pendukung kelistrikan (Beyond kWh) PLN.


Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti dan Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi serta turut disaksikan jajaran General Manager Unit PLN dan PLN Icon Plus.

PLN Icon Plus, sebagai Subholding Beyond kWh PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi, memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital PLN. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh layanan ketenagalistrikan dan produk digital dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Transformasi PLN menuju Global Top 500 tidak hanya berfokus pada inovasi di bidang kelistrikan, tetapi juga pada sinergi yang kuat antar unit usaha di PLN Group, termasuk PLN Icon Plus. 

Dalam kerja sama ini, PLN Icon Plus berperan penting dalam penyediaan layanan Smart and Green Solution yang mendukung tercapainya visi tersebut. Upaya ini bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif dan optimal bagi para pelanggan, seperti koneksi digital yang andal dan solusi energi hijau.

Sejak program pemasaran bersama ini diluncurkan pada akhir tahun 2023, PLN dan PLN Icon Plus telah mencatatkan berbagai capaian signifikan. 

Pada 2023, tercatat pencapaian lebih dari Rp7 miliar, angka ini terus meningkat hingga Agustus 2024, dimana lebih dari 30 pelanggan baru telah bergabung dengan pencapaian lebih dari Rp1 miliar untuk layanan internet yang dijalankan secara andal. 

Sektor layanan PLTS Atap dan EV Charging juga menunjukkan perkembangan pesat dengan pendapatan lebih dari Rp58 miliar. Seluruh pencapaian ini menjadi bukti bahwa program pemasaran bersama ini mendapat respons positif dari pasar dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Dalam rangka mendukung pemasaran bersama ini, PLN Icon Plus menggunakan PLN CRM sebagai alat bantu dalam penjualan, memberikan informasi produk, hingga menyediakan dashboard untuk memantau kinerja secara real-time. Dengan teknologi ini, tim pemasaran dapat lebih efektif dalam menawarkan solusi kepada pelanggan dan memantau perkembangan proyek dengan lebih detail. 

Salah satu layanan unggulan yang ditawarkan oleh PLN Icon Plus adalah Internet Corporate. Layanan ini dirancang khusus untuk sektor bisnis dan korporasi yang membutuhkan internet berkecepatan tinggi, stabil, dan aman. 

Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi, mengatakan, Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi PLN Icon Plus sebagai penyedia solusi digital terdepan di Indonesia. 

"Dengan integrasi layanan Smart and Green Solution, kami siap mendukung PLN  menuju Global Top 500. Kami percaya bahwa sinergi ini memberikan dampak positif bagi pelanggan dengan menghadirkan solusi yang komprehensif dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan energi berkelanjutan,” katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya