Berita

Salamudin Daeng/Net

Publika

Main Aman Pertumbuhan 5 Persen

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 13:19 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

SEPULUH tahun ekonomi Indonesia hanya tumbuh di kisaran 5 persen, selama pandemi turun hingga minus. Naik lagi ya 5 persen lagi. 

Kondisi ini boleh dibilang tidak terlalu bagus tapi tidak terlalu jelek. Angka aman. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia tidak terlalu ambisius. Jadi 5 persen itu puas! 

Mungkin ada yang merasa heran, mengapa cuma 5 persen? Padahal  kelihatanya banyak yang dibangun, banyak tambang yang dieksploitasi, banyak sumber daya alam yang diekspor, banyak utang yang dipakai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Begitulah hasilnya, semua usaha hanya menghasilkan 5 persen.


Namun 5 persen ini bisa tampak hebat kalau disanjung sanjung dan dipuja puja lewat medsos. Apalagi ditambah para pejabat pemerintah mendapatkan segudang penghargaan dari berbagai lembaga, baik penghargaan berbayar maupun penghargaan tidak berbayar. 

Bagaimana menghasilkan 5 persen? Pertumbuhan ekonomi 5 persen itu datang dari program 5 persen atau program biasa biasa saja, dijalankan oleh aktor 5 persen atau orangnya biasa-biasa saja, hasilnya ya cuma bisa dibagikan kepada 5 persen orang atau dinikmati 5 persen orang atau orang yang seperti biasa menikmati hasil sebesar itu. 

Usaha mendapatkan 5 persen ini dari zaman ke zaman sejak reformasi ditempuh dengan berbagai cara.

Mulai dengan menggeber eksploitasi sumber daya alam sehingga menghasilkan kerusakan lingkungan seperti sekarang ini, lalu menggeber properti sehingga menghasilkan over supply rumah sekarang.

Selanjutnya menggeber infrastruktur sehingga menghasilkan over supply infrastruktur seperti listrik, airport, dan lain-lain, seperti sekarang ini. Semua usaha ini hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi 5 persen. 

Kalau mau main aman 5 persen memang aman, program biasa-biasa saja, hanya perlu dimodif sedikit, orangnya juga bisa bisa saja, tidak perlu pikiran yang nyeleneh. Tetapi Indonesia emas 2045 harus diundur lagi ke 2145 atau genap 200 tahun Indonesia merdeka.

Karena untuk mencapai keadaan dua kali lipat dari sekarang ini kita butuh 50 tahun atau kenaikan 100 persen. 

Namun untuk mengejar ketertinggalan dengan internasional kita butuh 150 tahun lagi dari sekarang. 

Ada cara yang lebih cepat yakni mencairkan Rp11 ribu triliun, tapi password, PIN, barcode harus benar. Itu bisa dilakukan oleh Satrio Pambukaning Rekening.

Tapi kalau belum bisa ya sudahlah. Buat apa juga mengejar dunia, nggak akan ada habisnya. Ngono mase.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya