Berita

PLN ICON Plus Raih Penghargaan Annual Report Award 2023/Ist

Bisnis

PLN Icon Plus Raih Skor Tertinggi dalam Pengungkapan Informasi

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PLN Icon Plus kembali menorehkan prestasi melalui raihan penghargaan dalam perhelatan Annual Report Award (ARA) 2023 yang diselenggarakan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. 

Penghargaan bergengsi ini membuktikan komitmen PLN Icon Plus dalam menyampaikan laporan tahunan yang berkualitas, transparan, dan informatif. 

Annual Report Award (ARA) yang dikelola oleh KNKG (Komite Nasional Kebijakan Governansi) merupakan sebuah apresiasi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki laporan tahunan terbaik berdasarkan penilaian yang dilakukan terhadap berbagai aspek. 


Aspek penilaian mencakup kualitas penyajian informasi keuangan, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), hingga kreativitas dalam desain dan penyampaian pesan.

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, PLN Icon Plus dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan dengan peningkatan skor pengungkapan ARA paling tinggi. 

Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi yang hadir untuk menerima penghargaan secara langsung, mengatakan PLN Icon Plus secara konsisten telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam mencapai tujuan strategis perusahaan. 
Hal ini tecermin dari transparansi PLN Icon Plus dalam pengungkapan informasi, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial. 
“Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas komitmen PLN Icon Plus dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang serta menghadirkan laporan tahunan yang transparan dan informatif. Kami percaya bahwa laporan tahunan tidak hanya berfungsi sebagai dokumen formal, tetapi juga sebagai alat komunikasi strategis untuk membangun kepercayaan publik dan pelanggan," kata Ari, dikutip Jumat 11 Oktober 2024. 

Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan PLN Icon Plus dalam meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan akuntabilitas, yang tidak hanya membangun kepercayaan publik tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya