Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Asing Borong Saham-saham Jepang

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investor asing secara signifikan meningkatkan kepemilikan mereka di saham-saham Jepang. 

Langkah in dilakukan saat Yen melemah menyusul pernyataan dovish Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang meningkatkan minat terhadap eksportir lokal.

Investor asing membeli saham Jepang senilai 919,3 miliar Yen atau setara 6,16 miliar Dolar AS di dalam pembelian bersih mingguan terbesar sejak 13 April.


Yen turun sekitar 4,4 persen terhadap Dolar AS pekan lalu, yang merupakan penurunan terbesar sejak Desember 2009, karena meredanya kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga setelah Ishiba mengatakan Jepang tidak dalam kondisi yang memungkinkan kenaikan suku bunga tambahan.

Meskipun ada arus masuk baru-baru ini, data mengindikasikan bahwa para investor asing telah menjual sekitar 5,42 triliun Yen di saham-saham Jepang selama paruh kedua tahun ini, kontras dengan pembelian bersih sekitar 6 triliun Yen yang tercatat di paruh pertama.
Dikutip dari Reuters, Jumat 11 Oktober 2024, data bursa menunjukkan bahwa investor asing  menyuntikkan sekitar 395,55 miliar Yen ke ekuitas tunai Jepang, tetapi tetap menjadi penjual bersih kontrak derivatif selama tiga minggu berturut-turut, dengan sekitar 604,4 miliar Yen dalam penjualan bersih.

Sementara, investor Jepang membeli obligasi asing senilai 696,7 miliar Yen setelah penjualan bersih sebesar 55,8 miliar Yen pada minggu sebelumnya. Namun, mereka menjual surat utang jangka pendek senilai 138,7 miliar Yen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya