Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Saham-saham Amerika Melemah Gara-gara Laporan Inflasi

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika di Wall Street tertekan. S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average jatuh dari rekornya, dipicu oleh data ekonomi menunjukkan inflasi.

Seperti dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 57,88 poin atau 0,14 persen menjadi 42.454,12, pada Kamis 10 Oktober 2024 waktu setempat, atau Jumat pagi 11 Oktober 2024 WIB. 

S&P 500 kehilangan 11,99 poin atau 0,21 persen menjadi 5.780,05, dan Nasdaq Composite turun 9,57 poin atau 0,05 persen menjadi 18.282,05.


Baik S&P 500 dan Dow Jones, mencatatkan penutupan tertinggi sepanjang masa pada sesi sebelumnya. 

Namun, saat ini hanya tiga dari 11 sektor utama S&P 500 yang menguat, dengan sektor energi naik 0,8 persen dan mengungguli yang lainnya karena harga minyak meningkat.

Analis memperkirakan pelemahan hari ini sebagian besar didorong oleh laporan CPI. 

Wall Street mencerna indeks harga konsumen bulan September  yang naik 0,2 persen secara bulanan, sehingga tingkat inflasi tahunan menjadi 2,4 persen dari tahun sebelumnya. 

Setelah CPI yang tinggi, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan ia tidak keberatan untuk tetap pada posisi tetap pada pertemuan suku bunga bulan November, alih-alih memangkas seperti yang diinginkan pasar.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya