Berita

Rapat Paripurna Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Partai Golkar Tahun 2024/RMOL

Hukum

Hari Ini, PN Jakbar Sidang Perdana Gugatan Munas XI Golkar

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gugatan atas hasil Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar masuk ke meja persidangan hari ini, Kamis, 10 Oktober 2024.

Sidang perdana hasil Munas Golkar yang dianggap melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ini akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Suratnya sudah kami terima," kata kuasa hukum penggugat hasil Munas XI Golkar, Dhoni Martien.


Dhoni berujar, kliennya menggugat Munas pada Agustus 2024 lalu lantaran tidak sesuai dengan AD/ART partai yang menjadwalkan Munas pada Desember 2024. Sebagaimana AD/ART partai, Munas Golkar digelar setiap lima tahun sekali.

"Perintah melaksanakan Munas XI jelas dan tegas termaktub di dalam Anggaran Dasar Partai Golkar hasil Munas X Golkar Tahun 2019 yang menyebut bahwa Munas diselenggarakan setiap lima tahun di bulan Desember,” tegas Dhoni.

Merujuk aturan tersebut, maka Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Plt Ketum Golkar melanjutkan sisa masa jabatan Airlangga Hartarto bersama pengurus lainnya hingga Desember 2024.

Namun pada praktiknya, Agus Gumiwang menerbitkan Surat Keputusan Kepanitiaan (SK) Munas pada 15 Agustus 2024. Pelaksanaan Munas juga terkesan dikebut dan digelar pada 20 hingga 21 Agustus 2024 hingga menghasilkan terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Golkar.

"Salah satu gugatan kami yakni meminta PN membatalkan seluruh hasil Munas XI karena inkonstitusional dan dasar hukum penyelenggaraannya sudah salah,” lanjut Dhoni.

Selain mengajukan gugatan ke PN Jakarta Barat, Dhoni juga menuntut Kementerian Hukum dan HAM membatalkan seluruh hasil Munas XI Partai Golkar, termasuk status Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar.

"Kami minta dengan hormat kepada Bapak Menkumham meninjau kembali pengesahan dan legitimasi kepada keputusan hasil Munas XI yang jelas-jelas melawan hukum. Tunggu sampai keputusannya berkekuatan hukum tetap,” tutup Dhoni.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya