Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Bahlil Diminta Serius Menata Ulang Aturan Pemanfaatan EBT

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 06:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rencana Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meninjau ulang izin ekspor listrik energi baru terbarukan (EBT) ke Singapura agar dilaksanakan secara sungguh-sungguh, jangan cuma gertak sambal.  

Pasalnya, ini penting untuk menjaga kedaulatan energi nasional dan bukan sekadar upaya mengganti pemain dari kalangan kelompoknya sendiri. 

Pembina Masyarakat Ilmuwan Teknologi Indonesia (MITI), Mulyanto, menilai kebijakan ekspor EBT ke Singapura memang layak dibatalkan mengingat bauran energi alternatif di dalam negeri masih jauh dari target. 


Selain itu model kerja sama ekspor listrik EBT ini dinilai tidak adil bagi kepentingan masyarakat Indonesia. 

“Dengan ekspor EBET ini masyarakat Singapura yang menikmati listrik tapi masyarakat Indonesia yang harus merasakan dampak CO² yang ditimbulkan,” ujar Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (10/10).

Anggota Komisi VII DPR RI Periode 2019-2024 itu menyebutkan bahwa pemanfaatan EBET di dalam negeri masih rendah. 

“Dari potensi PLTS nasional yang sebesar 33 GW, baru dimanfaatkan secara domestik hanya sebesar 80 MW. Bandingkan dengan kapasitas PLTS yang dipersiapkan untuk proyek ekspor listrik ke Singapura ini, yang sebesar 600 MW, hampir sepuluh kali lipatnya,” beber dia.

“Saat kinerja EBT kita masih kedodoran, sebaiknya kita fokus pada kinerja domestik. Bukan malah sibuk memikirkan kebutuhan negara lain. Ini namanya salfok. Salah fokus,” sindir Mulyanto.

Mulyanto minta di sisa masa jabatannya, Bahlil serius dan sungguh-sungguh menata ulang aturan pemanfaatan EBT dalam rangka penguatan cadangan energi nasional. Pengembangan teknologi energi sebaiknya harus ditujukan untuk kepentingan nasional sebelum dipakai untuk kepentingan orang lain. 

"Daripada sibuk ekspor listrik untuk kepentingan negara lain, lebih baik mengejar target bauran EBT dalam negeri yang angkanya masih stagnan di kisaran 30 persen. Padahal deadline target terus berjalan," tegas Mulyanto. 

Sebelumnya, dalam acara Green Initiative Conference 2024 yang diadakan beberapa waktu lalu, Bahlil mengutarakan niatnya mengevaluasi kebijakan ekspor EBT ke Singapura. Bahlil menganggap ekspor EBT dapat mempengaruhi daya saing dan dan keunggulan komparatif nasional dan pada saat yang sama justru menguntungkan negara lain. 

Karena itu ia bermaksud meninjau ulang kebijakan izin ekspor EBT ke Singapura.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya