Berita

Foto arsip ini menunjukkan Zona Demiliterisasi di perbatasan antar-Korea/Yonhap News

Dunia

Korut Putus Semua Jalur Penyeberangan Menuju Korsel

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 17:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di Semenanjung Korea kian meningkat dengan keputusan militer Korea Utara untuk menutup semua semua jalur jalan dan rel kereta yang terhubung ke Korea Selatan mulai Rabu, 9 Oktober 2024.

Staf umum Tentara Rakyat Korea Utara dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kantor Berita Resmi KCNA menyebut keputusan itu akan sepenuhnya memisahkan wilayah Korea Utara dari wilayah Korea Selatan.

"Sebuah proyek akan diluncurkan pertama kali pada 9 Oktober untuk sepenuhnya memutus jalur jalan dan rel kereta yang terhubung ke Korea Selatan dan membentengi area terkait di pihak kami dengan struktur pertahanan yang kuat," bunyi pernyataan tersebut.


Tentara Pyongyang mengklaim penutupan perbatasan dilakukan sebagai respons terhadap manuver militer yang dilakukan Korea Selatan bersama rekannya Amerika Serikat.

"Bagi tentara kami untuk secara permanen menutup dan memblokir perbatasan selatan dengan ROK, negara musuh utama dan musuh utama yang tidak berubah-ubah, dalam situasi saat ini merupakan tindakan membela diri untuk menghambat perang dan mempertahankan keamanan DPRK (nama lain Korea Utara)," tegasnya.

Korea Utara mengatakan pihaknya telah mengirim pesan telepon ke militer AS di Korea Selatan pada pukul 09.45 pagi waktu setempat untuk mencegah kesalahpahaman dan konflik yang tidak disengaja atas proyek penutupan perbatasan tersebut.

Pengumuman itu muncul di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di Semenanjung Korea karena Korea Utara telah mengirim balon-balon pengangkut sampah ke arah Korea Selatan dan secara terbuka mengungkapkan fasilitas pengembangan uranium untuk pertama kalinya.

AS menempatkan sekitar 28.000 tentara di Korea Selatan untuk mencegah agresi Korea Utara, warisan Perang Korea 1950-53 yang berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan belum melihat adanya pekerjaan konstruksi oleh militer Korea Utara di dekat perbatasan hingga Rabu pagi, 9 Oktober.

Kedua Korea terhubung melalui jalan darat dan rel kereta api di sepanjang jalur Gyeongui, yang menghubungkan kota perbatasan barat Korea Selatan, Paju, dengan Kaesong di Korea Utara, dan jalur Donghae di sepanjang pantai timur.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya