Berita

Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto/Net

Dunia

Prabowo Raih Peringkat ke-18 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto berhasil masuk 20 besar dalam daftar Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia.

Publikasi Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) bertajuk 'The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslim 2025' menempatkan Prabowo di urutan ke-18.

Di urutan ke-17 ditempati oleh cendikiawan Muslim Mauritania, Sheikh Abdullah bin Bayyah. Sementara di bawah Prabowo atau di urutan ke-19 ada Ketua Nahdlatul Ulama yakni Yahya Cholil Staquf.


Jajaran pemimpin negara yang masuk 20 besar bersama Prabowo di antaranya ialah Raja Yordania Abdullah II (ke-1), Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani (ke-3), Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (ke-4), Raja Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz (ke-5), Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed Al-Nahyan (ke-7).

Kemudian ada Presiden Turki Recep Tayyip Erdo?an (ke-8), Raja Maroko Mohammed VI (ke-1o), Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (ke-12), Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (ke-15), dan Presiden Mesir Abdel Fattah Saeed Al-Sisi (ke-20).

Dalam laporannya, RISSC menggambarkan Prabowo sebagai tokoh pemimpin yang kuat dan berjiwa nasionalis.

"Sepanjang karier politiknya, Prabowo telah memposisikan dirinya sebagai pemimpin nasionalis yang kuat, yang menekankan pembangunan ekonomi, ketahanan pangan, dan kebijakan luar negeri yang lebih tegas," ungkap laporan tersebut, seperti dilihat redaksi pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Prabowo dipuji karena retorika nasionalisnya dan janji kepemimpinan yang kuat menggema di hati banyak orang Indonesia.

Meskipun ada kontroversi seputar masa lalunya, Prabowo disebut tetap memiliki popularitas yang signifikan di Indonesia.

Kemampuan berbicara di depan publik yang karismatik dan kemampuannya untuk terhubung dengan para pemilih di pedesaan dan kelas pekerja, membuatnya terpilih menjadi presiden Indonesia yang ke-8.

"Kemenangannya dalam pemilihan presiden 2024, setelah dua kekalahan sebelumnya, menunjukkan kemampuan Prabowo dalam membangun koalisi yang luas," ungkapnya.

Adapun peran Prabowo sebagai Presiden 2024-2029 nantinya juga disebut akan menghadapi tantangan untuk mempersatukan bangsa yang beragam serta memenuhi janji-janji kampanye soal pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

"Kepemimpinannya sebagai presiden kemungkinan akan menandakan pergeseran kebijakan dalam dan luar negeri Indonesia, secara potensial mendefinisikan ulang peran negara tersebut di kawasan Asia Tenggara dan panggung global," papar publikasi tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya