Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Viral Video Lawas Bahlil Peringatkan Capres Antitesa Jokowi Sulit Menang

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 08:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Video lawas Bahlil Lahadalia yang menanggapi gelaran Pilpres 2024 Kembali viral di akun media sosial X.

Salah satunya diunggah oleh pemilik akun @BangPino__ yang dilihat redaksi, Rabu, 9 Oktober 2024.

Dalam potongan video berudurasi 24 detik tersebut, Bahlil yang merupakan pendukung Prabowo Subianto memperingatkan capres-capres yang berseberangan dengan Presiden Joko Widodo.


"Hati-hati (buat) capres-capres, kalau mau jauh-jauh dengan Pak Jokowi, ya sudah. Hasilnya tahu sendiri," kata Bahlil yang kini menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

"Bagi capres-capres yang mau menang, maka baik-baiklah dengan Presiden Jokowi. Tapi kalau capres yang mau bikin anitesa dengan Pak Jokowi ya silahkan. Hasilnya juga akan ketahuan," sambungnya.

Unggahan tersebut ramai dikomentari warganet. 

"Oooh berarti menghalalkan segala raca untuk menang," komentar @CakKhum.

"Sekelas menteri sekaligus Ketum Partai..pernyataan² yg keluar dr mulutnya konsisten TIDAK MENCERMINKAN INTELEKTUALnya," sambung @agung_faysm.

Pada Pilpres 2024, pasangan nomor urut 2 yang didukung Presiden Jokowi, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menang dengan perolehan 96.214.691 suara. 

Sementara, pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, menempati urutan kedua dengan raihan 40.971.906 suara. 

Lalu, di urutan ketiga ada pasangan capres-cawapres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mengantongi 27.040.878 suara.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya