Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama jajaran di Laos/Ist

Politik

Airlangga Dorong Negara ASEAN Lebih Pragmatis Wujudkan Agenda Keberlanjutan

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 18:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Negara-negara ASEAN diminta memperkuat posisi strategis melalui berbagai kanal dialog dengan mitra-mitra penting dalam agenda keberlanjutan.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di tengah persiapan lima prioritas agenda keberlanjutan ASEAN, yakni implementasi kerangka ekonomi sirkuler, operasionalisasi strategi netralitas karbon.

Kemudian pedoman untuk pengembangan investasi keberlanjutan, rencana aksi bagi pertanian keberlanjutan, dan pelaksanaan kerangka ekonomi biru.


"Implementasi agenda kebijakan keberlanjutan ASEAN ini harus lebih pragmatis, dengan mengajak semua pihak terkait untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan," kata Menko Airlangga dalam pertemuan tingkat menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN ke-24 di Laos, Senin, 7 Oktober 2024.

Adapun kehadiran Airlangga dalam pertemuan tersebut sebagai salah satu rangkaian kunjungan kerja ke Laos.

Tak sendiri, kunjungan kerja Airlangga ini turut didampingi Sesmenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Sub Regional Kemenko Perekonomian, Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN Kementerian Luar Negeri, serta perwakilan Kementerian Perdagangan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya