Berita

Gajah liar merusak ladang milik warga di Aceh Barat/Ist

Nusantara

BPBD Aceh Barat Turunkan Tim WRU Tangani Gajah Liar

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 06:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat berhasil melakukan operasi penanganan interaksi gajah dengan manusia di wilayah Canggai dan Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen.

"Operasi ini kami lakukan sebagai respons atas laporan masyarakat dan Geuchik setempat mengenai meningkatnya intensitas interaksi gajah di kedua kawasan tersebut," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Senin, 7 Oktober 2024.

Menurut Ronal, dalam operasi yang melibatkan delapan anggota tim WRU, termasuk dirinya, tim melakukan patroli harian selama 18 jam nonstop pada hari Minggu, 6 Oktober 2024.


Meskipun tidak berhasil menemukan kawanan gajah selama patroli, situasi di sekitar wilayah tersebut telah kembali normal. Kondisi ini memungkinkan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.

"Kehadiran tim kami cukup efektif karena tidak terjadi interaksi gajah dan manusia selama patroli berlangsung. Namun, ini adalah upaya jangka pendek dan tidak menjamin bahwa gajah tidak akan kembali," jelasnya.

Tim WRU menduga kawanan gajah di wilayah ini mengalami kesulitan migrasi, kemungkinan disebabkan oleh adanya bayi gajah. Biasanya, kawanan gajah akan bermigrasi secara alami, namun di wilayah ini hanya terdapat satu hingga dua ekor gajah yang mendekati pemukiman.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Aceh Barat mengusulkan beberapa solusi seperti pemasangan pagar listrik, pemasangan GPS pada gajah, atau relokasi gajah ke pusat penangkaran di Sare jika diperlukan.

"Kami berharap masyarakat tetap waspada sambil menunggu tindakan lanjutan dari pihak berwenang," ujar Ronal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya