Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Diyakini Punya Kualitas Perbaiki Indonesia

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden terpilih Prabowo Subianto diyakini mempunyai kualitas memperbaiki kondisi sosial, ekonomi, hingga politik Indonesia.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza mengamati, citra Prabowo dianggap mampu memimpin Indonesia menjadi lebih baik telah direkam lembaga survei. 

"Kepercayaan terhadap Prabowo dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik yang direkam (lembaga survei) sebesar 84,3 persen, bukan terhadap transisi pemerintahan (Joko Widodo)," kata Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (7/10). 


Menurutnya, dalam survei Indikator Politik Indonesia itu tidak spesifik menyajikan pertanyaan yang menggali persepsi publik terhadap masa transisi pemerintahan Jokowi menuju Prabowo. 

"Pertanyaan dan data yang dihasilkan lebih spesifik utamanya membahas antar dua orang yakni Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto," tuturnya. 

Oleh karena itu, Efriza yang juga menjadi dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) itu meyakini, persepsi publik yang direkam lembaga survei IPI bukan soal Prabowo menjadi pemimpin yang baik karena meneruskan kinerja Jokowi. 

"Tapi memang berkualitas. Meskipun, sumbangan besar terhadap keyakinan kepemimpinan Prabowo harus diakui tak bisa dilepaskan dari fakta efek partisan atas kepuasan kerja dari Presiden Jokowi yang menambah besar kepercayaan terhadap kepemimpinan Prabowo," demikian Efriza.  




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya