Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Pilkada Serentak 2024

PDIP Ingatkan Rakyat Tak Pilih Pemimpin Jalan Pintas

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 09:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkomitmen menguatkan konsolidasi untuk mencegah terjadinya kecurangan terstruktur, masif, dan sistematis (TSM) di Pilkada Serentak 2024.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto meminta masyarakat tidak takut untuk melapor jika dalam pelaksanaan Pilkada Serentak terjadi kecurangan TSM. 

“Kepada seluruh masyarakat kami juga mengimbau apabila ada aparatur negara, sumber daya negara yang dikerahkan untuk TSM, maka jangan takut untuk melaporkan," kata Hasto dalam keterangannya, Senin (7/10).


Secara khusus, Hasto meminta masyarakat Sumatera Utara (Sumut) agar ikut memelototi bersama-sama pelaksanaan Pilkada Serentak. 

“Kita tidak boleh membiarkan kecurangan dengan cara apapun. Kami membutuhkan dukungan dari pers. Kami membutuhkan keaktifan dari masyarakat," kata Hasto. 

"Buktinya reaksi ketika ada masalah Blok Medan begitu kuat. Ini kan kecerdasan dari masyarakat. Sehingga jangan abaikan kekuatan rakyat," kata Hasto. 

Lebih jauh, Hasto meyakini warga Sumut akan mengingat nilai-nilai etika dan moral ketika memilih calon pemimpin di Pilgub Sumut 2024. 

Kata Hasto, rakyat tidak akan memilih pemimpin jalan pintas yang cenderung akan meninggalkan pihak yang membesarkannya.

“Politik itu diisi nilai-nilai moral, etika dan budi pekerti. Kalau partai yang membesarkan ditinggalkan, apalagi rakyat kecil. Pak Edy Rahmayadi dan wakilnya Hasan Basri Sagala kemudian PDIP menyatu dengan kekuatan rakyat,” pungkas Hasto.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya