Berita

Ilustrasi surat suara Pilkada Calon Tunggal/Ist

Politik

PILKADA SERENTAK 2024

Terungkap Banyak Pemilih Belum Paham Arti Kotak Kosong

MINGGU, 06 OKTOBER 2024 | 10:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tercatat 41 daerah yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 melawan kotak kosong.

Menurut Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, sosialisasi Pilkada dengan calon tunggal masih kurang memadai. 

Titi menyoroti bahwa informasi yang diberikan kepada pemilih harus utuh dan proporsional, bukan sekadar menampilkan gambar pasangan calon tunggal dan kotak kosong.


"Mestinya ada penjelasan apa makna gambar tersebut. Apa maksud keberadaan kolom kosong di sebelah calon tunggal," kata Titi lewat akun X miliknya, Minggu (6/10).

Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi yang efektif harus diimbangi dengan upaya memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. 

"Tidak semua pemilih membaca UU Pilkada dan paham konsep calon tunggal vs kolom kosong," kata Titi.

Titi berharap langkah ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih serta meminimalkan kesalahpahaman terkait pilihan dalam pilkada calon tunggal.

"KPU perlu juga menyediakan info call/contact center ketika pemilih punya pertanyaan lanjutan harus berkomunikasi via apa," pungkas Titi.



Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya