Berita

Adrianus Satrio Adi Nugroho/Net

Politik

Visi Transportasi Kota Ala Tri Adhianto Bagus untuk Konektivitas Jakarta-Bekasi

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Visi tata kelola transportasi kota ala Tri Adhianto yang maju sebagai calon walikota Bekasi 2024-2029 sudah tepat untuk perbaikan tata kelola transportasi yang aman dan nyaman.

"Membuat sebuah transportasi yang aksesibilitas, nyaman, aman dan terjangkau di kota metropolitan memang harus memiliki visi yang bagus," ujar pengamat transportasi Adrianus Satrio Adi Nugroho kepada wartawan, Sabtu (5/10).

Menurutnya, visi Tri Adhianto sangat rasional untuk diimplementasikan sebagai konektivitas antara transportasi Kota Bekasi-Jakarta.


Terlebih, kata pendiri Organisasi Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ), karakteristik Kota Bekasi yang merupakan kota metropolitan tidak berbeda jauh dengan transportasi di Jakarta.

“Karakteristik Kota Bekasi itu tidak jauh berbeda dengan Jakarta, jadi program konektivitas transportasi hulu-hilir sangat rasional dilakukan dan diimplementasikan, dan memberikan solusi atas dampak dari transformasi ini,” tuturnya.

Tri Adhianto, yang pernah menjabat Plt Walikota Bekasi telah mengimplementasikan 1 dari rencana 5 koridor bus transpatriot.

Di mana dalam visi-misi dalam kontestasi Pilkada 2024-2029 kali ini, Tri akan melanjutkan pembangunan koridor bus transpatriot, termasuk merangkul para angkot yang akan dijadikan sebagai feeder transpatriot dan biskita.

“Bis Kita ini merupakan bagian upaya kita menghadirkan transportasi modern, yang mudah, murah, nyaman, aman, terjangkau dan aksesibilitas di tengah Kota Bekasi," kata Tri.

"Kami telah merancang program untuk melanjutkan ini, merangkul semua stakeholder transportasi, termasuk supir angkot yang terdampak akan kami jadikan feeder penopang, baik untuk Bis Kita maupun MRT dan LRT,” demikian Tri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya