Berita

Anggota DPR fraksi PDIP, Said Abdullah/RMOL

Politik

DPR Sepakat Jumlah Komisi Jadi 13

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 17:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jumlah komisi di DPR RI periode 2024-2029 disepakati menjadi 13 komisi. Ada penambahan 2 komisi dibanding DPR periode 2019-2024.

Hal itu diungkapkan anggota DPR fraksi PDIP, Said Abdullah, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10).

"(Ada) 13 komisinya, insyaAllah kawan-kawan fraksi sudah firm," ungkap Said.  


Ketua DPP PDIP ini mengatakan, penambahan komisi di DPR tersebut untuk mengantisipasi penambahan jumlah kementerian di era pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Menurutnya, pembidangan setiap komisi atau mitra setiap komisi, akan disesuaikan dengan jumlah dan nomenklatur kementerian atau badan di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Sampai saat ini komisi disiapkan 13, namun nomenklatur dari setiap komisi, mitranya itu akan ditentukan setelah kementerian ditetapkan oleh Presiden terpilih sesuai dengan kebutuhannya," jelas Said.

Said menambahkan, fraksi-fraksi DPR akan menggelar rapat pada 13-15 Oktober 2024 mendatang untuk membahas pembidangan atau pembagian mitra setiap komisi. Selain itu, rapat yang akan dipimpin oleh pimpinan DPR periode 2024-2029 tersebut, juga membahas anggota masing-masing komisi di DPR.

"InsyaAllah tanggal 13, 14, 15 (Oktober), kami akan rapat dengan fraksi-fraksi, dipimpin oleh pimpinan DPR supaya begitu presiden terpilih di DPR sudah siap semua komisi. (Rapat) pembidangan saja, kalau penambahannya sudah disepakati," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya