Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Bisnis

Airlangga Akui Produksi Migas RI Terus Merosot

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 17:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sektor minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengakui bahwa produksi migas dalam negeri masih menjadi permasalahan serius yang belum terselesaikan.

"Kita punya masalah di sektor migas yang belum berhasil bangkit, pada periode 2004-2009, produksi minyak mencapai 1 juta barel per hari, sekarang hanya sekitar 600 ribu barel. Kita belum berhasil angkat ini untuk naik," kata Airlangga, dikutip Kamis (3/10).


Kondisi ini membuat pemerintah berfokus pada sektor non-migas untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Airlangga menjelaskan bahwa sektor non-migas saat ini berkontribusi sekitar 18-19 persen terhadap perekonomian. 

"Sehingga sektor yang menunjang ini industri non migas sekitar 18-19 persen, tapi sebetulnya kalau kita bicara penggabungan sektor digital industri bisa sampai 30 persen," katnanya.

Untuk diketahui, pemerintah sendiri telah memproyeksikan lifting minyak dan gas bumi (migas) tahun 2024 mencapai 2.057.000 barel setara minyak per hari. Terdiri dari lifting minyak 743.000 barel per hari dan gas bumi 1.314.000 barel setara minyak per hari pada 2024.

Namun, sampai saat ini, produksinya masih terus menurun di kisaran 600 ribu barel, lebih rendah dibandingkan periode 2004-2009.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya