Berita

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Diisukan Dapat Jatah 5 Kursi Menteri, PAN: Tanya ke Pak Prabowo

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 14:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan bakal mendapatkan jatah 5 kursi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan bahwa partai berlambang matahari putih itu menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih.

"Nah itu tanyalah ke Pak Prabowo ya jangan tanya ke saya! Yang gitu-gitu kan udah UU-nya hak prerogatif presiden. Jangan ditanya kepada kita nanti malah berbeda ininya," tegas Saleh kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (3/10). 


Ditanya siapa saja kader PAN yang akan didelegasikan untuk mengisi kursi menteri, Saleh mengatakan bahwa hal itu akan dibahas di internal partai sesuai mekanisme yang berlaku. Terlebih, PAN tidak kekurangan kader terbaiknya untuk mengisi pos-pos strategis di republik ini.

"Aah kalau itu internal partai kami sudah ada mekanisme dan aturan main di partai, nanti kita tunggu saja tanggal mainnya," tuturnya.

Lebih jauh, Saleh menegaskan bahwa PAN akan mendukung setia dan loyal kepada pemerintahan Prabowo. Dengan begitu, berapapun jumlah kursi yang diberikan kepada PAN akan diterima dan dijalankan sebaik-baiknya.

"Kami insya Allah akan mendukung pemerintahan ini secara total. Sekarang berapa menteri yang akan diberikan itu adalah hak prerogatif presiden," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya