Berita

Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal/Istimewa

Politik

Nadiem Didesak Bekukan Lembaga yang Obral Gelar Akademik

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 12:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kritik tajam disampaikan Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal, kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang akan mengakhiri jabatannya pada Oktober ini.

Melalui akun X pribadinya, mantan politikus Nasdem itu meminta Nadiem untuk mengambil tindakan nyata di sisa masa jabatannya dengan menghentikan praktik-praktik pemberian gelar Profesor dan Doktor yang dianggap tidak layak.

"Termasuk bagi universitas beken tapi obral gelar atas berbagai alasan dan tujuan," kata Akbar seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Kamis (3/10).


Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, praktik tersebut bisa merusak reputasi dunia akademik Indonesia, sehingga harus segera dihentikan. 

Tak hanya itu, Akbar juga menyoroti minimnya kebijakan signifikan yang dikeluarkan Nadiem selama menjabat Menteri Pendidikan. 

"Saya belum mencatat Anda melakukan sesuatu yang berarti dan dibutuhkan dalam kapasitas sebagai menteri yang sangat penting," tegasnya.

Akbar Faizal yang kini aktif di YouTube mendesak Nadiem untuk melakukan langkah konkret guna menjaga kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Desakan ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih serius menangani isu kredibilitas akademik di Indonesia.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya