Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik Dua Hari Beruntun Imbas Konflik Timur Tengah

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 12:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak mentah dunia terpantau kembali menguat pada penutupan perdagangan Rabu (2/10) waktu setempat, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Seperti dikutip Reuters, Kamis (3/10), harga minyak mentah Brent naik 0,26 persen secara harian ke 74,66 Dolar AS per barel, atau melanjutkan tren kenaikan tajam 3,43 persen pada perdagangan sebelumnya.

Sedangkan minyak mentah WTI AS ikut menguat tipis 0,03 persen ke level 70,92 Dolar AS, setelah sempat melesat 3,58 persen.


Kenaikan ini terjadi dua hari beruntun, setelah Iran pada Selasa meluncurkan sekitar 180 rudal balistik dan hipersonik ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin milisi Hizbullah di Lebanon, Hassan Nasrallah, bersama beberapa pemimpin senior kelompok yang didukung Iran.

Menurut The Guardian, tidak ada korban yang dilaporkan di Israel akibat serangan tersebut, dan sebagian besar rudal berhasil dihancurkan oleh pertahanan udara.

Namun, Israel dan Amerika Serikat mengancam akan membalas serangan tersebut, yang bisa mengancam infrastruktur minyak Iran dan ekspor minyak sebesar 1,7 juta barel per hari.

"Meski berbagai lonjakan harga geopolitik tahun ini mereda dengan cepat, eskalasi baru-baru ini menimbulkan ancaman terhadap pasokan, terutama karena adanya risiko serangan balasan Israel terhadap infrastruktur nuklir dan energi Iran," kata Saxo Bank.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya