Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat hadir dalam sarasehan Kadin di Jakarta, Rabu (2/10)/Ist

Bisnis

Menko Airlangga Minta Kadin Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 18:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diminta ikut menggenjot pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui investasi.

Arahan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat hadir dalam sarasehan Kadin di Jakarta, Rabu (2/10).

Airlangga menyebut, Indonesia memiliki target investasi sebesar Rp1.700 triliun. Target ini perlu diwujudkan pemerintah melalui kerja sama berbagai stakeholders, termasuk BUMN dan Kadin.


"Itu adalah PR (pekerjaan rumah) Kadin, tidak ada yang lain kecuali Kadin yang kerja bersama BUMN," kata Airlangga.

Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, pemerintah mendatang juga sudah memasang target agar bisa mencapai 8 persen. Target pemerintahan Prabowo Subianto ini juga membutuhkan keterlibatan pihak swasta dan pelaku usaha.

"Artinya Kadin penting karena anggaran negara itu Rp3.600 triliun (APBN 2025)," sambung Airlangga.

Airlangga memandang, diperlukan rancangan jaring pengaman sosial agar para calon kelas menengah atau aspiring middle class bisa maju dan tidak turun menjadi kelas bawah.

"UMKM ini bagian dari ekonomi kelas menengah. Oleh karena itu, penting men-design social safety net agar yang aspiring middle class tidak turun ke bawah," pungkas Airlangga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya