Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Rabu (2/10)/Ist

Pertahanan

Panglima TNI Resmikan 5 Yonif Baru Penyangga Daerah Rawan di Papua

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 17:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan lima Batalyon Infanteri (Yonif) Penyangga Daerah Rawan di wilayah Papua.

"Saya sudah meresmikan 5 Batalyon Penyangga Daerah Rawan yang nanti akan di-deploy di wilayah Papua," kata Agus di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Rabu (2/10).

Adapun tujuan pembentukan Yonif Penyangga Daerah Rawan untuk membantu program pemerintah di wilayah Papua, terutama percepatan pembangunan.


"Batalyon punya spesifikasi terutama ada Batalyon konstruksi ada Batalyon produksi, kita akan melaksanakan program pertanian di wilayah Papua dan Batalyon-Batalyon ini akan membantu bersama Kementerian Pertanian dan masyarakat setempat untuk bertanam, khususnya padi," jelas Agus.

Kelima Yonif yang baru masuk dalam wilayah Kodam XVIII/Kasuari dan Kodam XVII/Cenderawasih.

Adapun kelima Yonif yakni; YONIF 801/KSATRIA YUDDHA KENTSUWRI ”Ksatria Perang yang Membangun” (Kab. Kerom); YONIF 802/WIMANE MAMBE JAYA "Ksatria Perkasa yang Selalu Berjaya” (Kab. Sarmi): YONIF 803/NDUKA ADYATMA YUDDHA "Ksatria Pemberani Pembela Kebenaran dalam Pertempuran” (Kab. Boven Digoel); YONIF 804/DHARMA BHAKTI ASASTA YUDHA ”Mengabdi Untuk Rakyat dalam Pertempuran" (Kab. Merauke); dan YONIF 805/KSATRIA SATYA WANINGGA "Ksatria Pembela Kebenaran yang Setia” (Kab. Sorong).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya