Berita

Tangkap layar akun X Wendy Prajuli/Repro

Dunia

Kampus Pemberi Doktor HC Raffi Ahmad Diduga Catut Profil WN Rusia Jadi Pengurus

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 04:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sorotan terhadap kampus Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand yang memberikan gelar doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa (HC) kepada Raffi Ahmad belum berhenti.

Kabar terbaru, warganet membongkar profil dari presiden, dan pelindung alias petinggi kampus UIPM di Rusia.

Hasil investigasi warganet, Natalia Zhemchueva yang tercatut sebagai presiden, dan Duke Sergey Von Der Woll sebagai patron di kampus UIPM ternyata merupakan sosok guru dan seorang profesional.


Hal itu disampaikan pemilik akun X Wendy Prajuli yang dilihat redaksi, Selasa (2/10).

Ia mengaku menggunakan Google foto untuk mencari tau sosok dari keduanya.

Ia menduga jika kampus UIPM mencatut foto warga negara Rusia tersebut tanpa seizin yang bersangkutan.

"Iseng ngecek lewat Google photo nama-nama dari "board" "kampus" UIPM yg ngasih gelar doktor ke Raffi Ahmad. Hasil?" tulis @wndprj.

"Ada guru bahasa di Rusia, ada juga yg ga jelas siapa. Intinya asal comot foto dr situs internet lalu dikasih jabatan di UIPM," sambungnya.

Unggahan tersebut pun mendapat tanggapan dari warganet.

"Halo min @Kemdikbud_RI kok bisa kampus misterius beri gelar ke influencer," tulis @arif_dayat15.

"Pasti ada udang d balik bakwan nih, sampe raffi dikasi gelar doktor," kata @angelicfia.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya