Berita

Elon Musk dan Mark Zuckerberg/Net

Bisnis

Kekayaan Melonjak, Mark Zuckerberg Resmi Gabung Klub 200 Miliar Dolar Bareng Elon Musk

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, kini resmi menjadi bagian dari klub eksklusif miliarder, 200 miliar Dolar. 

Berdasarkan laporan Bloomberg's Billionaire Index, dikutip Selasa (1/10) kekayaan Zuckerberg telah melonjak sebesar 73,4 miliar Dolar AS sepanjang tahun 2024, sehingga total keayaannya mencapai 201 miliar atau sekitar Rp3.040 triliun.

Dengan kekayaan ini, Zuckerberg kini menempati posisi sebagai orang terkaya keempat di dunia. Ia bergabung dengan tiga miliarder lainnya, yaitu CEO Tesla Elon Musk (272 miliar Dolar AS), pendiri Amazon Jeff Bezos (211 miliar Dolar AS), dan CEO LVMH Bernard Arnault (207 miliar Dolar AS).


Untuk diketahui, sebagian besar kekayaan Zuckerberg   berasal dari saham Meta Platforms, perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, dan Threads. 

Saham Meta sendiri telah melonjak hingga 64 persen pada tahun 2024, mencapai harga tertinggi sepanjang masa di 568,31 Dolar AS pada 25 September, sebelum sedikit turun menjadi 567,36 Dolar AS pada akhir pekan Jumat (27/9).

Dalam acara Meta Connect 2024, Zuckerberg menyoroti potensi ekspansi bisnis Meta AI, yang ia percaya akan menjadi asisten digital paling banyak digunakan di dunia. 

"Kami hampir mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan, dan kami bahkan belum meluncurkan di beberapa negara besar," ujarnya, mengacu pada negara-negara di Uni Eropa.

Tak hanya Zuckerberg, sejumlah pemimpin teknologi lainnya juga mencatatkan lonjakan kekayaan pada tahun ini. CEO Nvidia Jensen Huang juga tercatat mengalami peningkatan kekayaan sebesar 62,2 miliar Dolar AS, sementara Larry Ellison, salah satu pendiri Oracle, mencatatkan kenaikan sebesar 58,6 miliar Dolar AS sepanjang tahun 2024 ini.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya