Berita

Pasangan Cagub-cawagub Jakarta 2024/Ist

Politik

Variasi Program Cagub Jakarta Cerminkan Keragaman Kebutuhan Warga

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Variasi fokus program yang diusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024 mencerminkan betapa beragamnya kebutuhan warga.

Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo melihat, setidaknya ada dua fokus yang menjadi basis utama dalam program paslon Cagub-cawagub Jakarta, yaitu pembangunan dan kesejahteraan.

Ibnu menyoroti, fokus pembangunan lebih digaungkan oleh paslon Ridwan Kamil-Suswono lewat visi "Jakarta Kota Global yang Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan". Sementara itu, fokus kesejahteraan ditekankan oleh Pramono Anung-Rano Karno lewat visi "Jakarta Menyala".


"Kedua pasangan ini menawarkan solusi yang saling melengkapi untuk tantangan Jakarta sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia," kata Ibnu lewat keterangan resminya, Selasa (1/10).

Menurut Ibnu, lewat pembangunan yang berbasis inovasi, RK-Suswono ingin menunjukkan bahwa Jakarta tetap bisa bersaing di kancah global meski ibu kota sudah dipindahkan ke Nusantara. 

"Data menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang lebih baik, seperti perbaikan transportasi publik dan tata kota, menjadi isu utama bagi pemilih di Jakarta, dan pasangan ini menekankan hal tersebut sebagai pilar utama program mereka," jelas Ibnu.

Sementara itu, lanjut Ibnu, Pramono-Rano menawarkan pendekatan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, jagoan PDIP itu tak hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tapi juga soal penyetaraan dan peningkatan kualitas hidup.

"Program ini mungkin lebih resonan dengan pemilih di Jakarta yang masih merasakan ketimpangan ekonomi, maka dari itu keduanya sepertinya berfokus pada pengentasan kemiskinan dan ketidaksetaraan," ungkap dia.

Secara politik pasangan RK-Suswono memiliki keunggulan dalam menarik dukungan dari kalangan masyarakat yang tertarik pada inovasi dan pembangunan berkelanjutan. RK yang berpengalaman sebagai Gubernur Jawa Barat juga memiliki koneksi-koneksi di tingkat internasional.

Namun, Ibnu juga tak memungkiri bahwa pasangan Pramono-Rano juga memiliki kekuatan politik yang besar lewat basis massa PDIP yang solid di Jakarta. Ditambah lagi, Pramono Anung pernah berkarir sebagai Seskab sehingga mereka juga dianggap punya kredibilitas menghadirkan solusi nyata bagi masalah di Jakarta.

"Kedua pasangan calon memiliki kekuatan dan fokus yang berbeda, yang keduanya mencerminkan kebutuhan masyarakat Jakarta yang sangat beragam," tandas Ibnu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya