Berita

Ilustrasi/pelindo.co.id

Bisnis

Aset Pelindo Tembus Rp123 Triliun di Semester 1-2024

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aset Pelindo tercatat naik hingga 6 persen menjadi Rp123,2 triliun pada semester I 2024. 

Manajemen Pelindo menyampaikan bahwa pertumbuhan aset ini seiring dengan penguatan kinerja keuangan Pelindo selama tiga tahun terakhir. 

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki, mengatakan pasca merger pada 1 Oktober 2021, Pelindo berhasil mencatatkan beberapa aset yang diperoleh dari Proyek Strategis seperti Makassar New Port, Bali Maritime Tourism Hub, Jalan Tol Cibitung-Cilincing, dan melanjutkan proyek Terminal Kalibaru di Jakarta. Selain itu, juga mengeksekusi pengoperasian BNCT di Medan, yang berdampak positif pada peningkatan aset," ujar Ardhy.


Berdasarkan laporan tahunan Pelindo tahun 2021, aset Pelindo tercatat 116,2 triliun, kemudian pada akhir tahun 2023 mencapai Rp118,3 triliun, serta kembali meningkat pada semester I 2024 menjadi Rp123,2 triliun.

"Kami terus berupaya meningkatkan optimalisasi aset guna mendukung kinerja operasional dan keuangan perusahaan," jelas Ardhy.

Berdasarkan capaian pendapatan Pelindo tahun 2023, media ekonomi global Fortune menempatkan perseroan ke dalam daftar Fortune 500 Southeast Asia tahun 2024. Dalam pemeringkatan ini, Pelindo menduduki peringkat ke-5 untuk kategori Shipping Industry di Asia Tenggara, dan peringkat ke-157 di antara 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Baru-baru ini Kementerian BUMN juga mengumumkan daftar BUMN Penyumbang Pajak Terbesar dan Laba Terbesar di 2023 yang menempatkan Pelindo masing-masing pada posisi ke-10 dengan sumbangan pajak sebesar Rp5,6 Triliun dan posisi ke-12 dengan perolehan laba sebesar Rp4,01 Triliun.

"Kami optimis Pelindo akan terus tumbuh di tahun-tahun mendatang, seiring dengan transformasi layanan dan ekspansi bisnis perusahaan yang semakin solid, sehingga dapat semakin berkontribusi bagi perekonomian Indonesia," pungkas Ardhy.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya