Berita

Orang-orang melewati bangunan yang rusak akibat serangan Israel di distrik Cola, pusat Beirut, Lebanon, pada Senin, 30 September 2024/Reuters

Dunia

Tiga Pentolan Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Beirut

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 15:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan Israel di sejumlah wilayah di Lebanon tidak hanya membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, tetapi juga menghilangkan nyawa tiga tokoh militan Palestina. 

Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) (kelompok bersenjata Palestina lain yang ikut serta dalam perang melawan Israel) mengumumkan bahwa tiga pemimpinnya tewas dalam serangan udara di distrik Cola, Beirut pada Senin (30/9).

"Bom Israel menghantam lantai atas sebuah gedung apartemen di distrik Cola di ibu kota Lebanon," ungkap saksi mata, seperti dimuat Reuters.  


Namun hingga kini belum ada tanggapan langsung dari militer Israel.

Pengeboman Israel yang semakin intensif selama dua minggu terakhir telah menewaskan sejumlah pejabat tinggi Hizbullah, termasuk pemimpinnya Hassan Nasrallah.

Israel telah berjanji untuk terus melakukan serangan dan mengatakan ingin mengamankan kembali wilayah utara bagi penduduk yang terpaksa mengungsi dari serangan roket Hizbullah.

Pesawat nirawak Israel terbang di atas Beirut hampir sepanjang hari Minggu (30/9), dengan ledakan keras serangan udara baru bergema 
di sekitar ibu kota Lebanon. 

Keluarga-keluarga yang mengungsi menghabiskan malam di bangku-bangku di Teluk Zaituna, serangkaian restoran dan kafe di tepi pantai Beirut.

Banyak serangan Israel telah dilakukan di Lebanon selatan, tempat Hizbullah yang didukung Iran melakukan sebagian besar operasinya, atau pinggiran selatan Beirut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya