Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

Ariza Bela RK yang Difitnah Manfaatkan Kematian Eril untuk Raup Simpati

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 12:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono, Ahmad Riza Patria, buka suara soal fitnah yang menyasar kepada RK.

Ariza menyebut Ridwan Kamil telah difitnah oleh Pegiat media sosial Denis Malhotra di X. Denis menuding RK telah memanfaatkan kematian anaknya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang hanyut di kawasan Sungai Aare, Swiss, untuk meraup simpati.

"Jangankan mengolah sampah jadi batako, mengolah momen kematian anak sendiri sebagai panggung untuk meraup simpati publik saja kamu bisa kok," tulis Denis seperti dikutip redaksi, Senin (30/9).


Menanggapi ini, Ariza menyampaikan empatinya atas kesedihan yang dialami Ridwan Kamil sebagai seorang ayah, terutama setelah kehilangan anak laki-lakinya.

"Kami mendoakan Bang Ridwan Kamil dan keluarga besar dalam kesabaran. Sebagai Ayah, saya juga pernah merasakan kesedihan mendalam saat kehilangan anak laki-laki," tulis Ariza melalui akun X miliknya.

Lebih lanjut, politikus Gerindra itu mengimbau masyarakat, khususnya para netizen, untuk fokus pada program dan solusi yang ditawarkan oleh para calon pemimpin, tanpa menyebarkan disinformasi, fitnah, maupun kebencian (DFK).

Ridwan Kamil sendiri telah bereaksi dan mengecam pernyataan Denis tersebut. 

"Sebuah fitnah yang tidak pernah akan bisa kami terima," balas RK yang kembali mengunggah postingan Denis di akun Instagram resminya.

Meski marah dan kecewa, mantan Gubernur Jawa Barat itu tetap mendoakan Denis semoga mendapat hidayah dari Allah SWT.

"Semoga Allah memberikan rizki dan hidayah yang berlimpah kepada yang bersangkutan," tulis Ridwan Kamil.

Emmeril Kahn Mumtadz dinyatakan hilang sejak 26 Mei 2022 di Sungai Aare, Bern, Swiss. Setelah melalui proses pencarian selama 14 hari, RK dan keluarga akhirnya kembali bertemu sang putra, meski dalam kondisi wafat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya