Berita

Pembukaan Rakerdasus PDIP Lampung, Sabtu (28/9)/RMOLLampung

Politik

Cakada PDIP di Lampung Dikawal Tim Siluman

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 04:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para calon kepala daerah di Provinsi Lampung yang diusung PDIP harus menunjukkan keseriusan mereka untuk bertarung pada Pilkada serentak 2024. Sebab setiap aktivitas mereka akan dikawal dan diawasi Tim Siluman.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin, di Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) di Hotel Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Sabtu (28/9).

Sudin mengingatkan para calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP untuk tidak mengkhianati amanah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 


"Bagi calon kepala daerah jangan main-main, DPP menurunkan Tim Siluman yang saya pun tidak tahu orangnya siapa," ujar Sudin, dikutip RMOLLampung, Sabtu (28/9).

Sudin melanjutkan, hasil kerja Tim Siluman ini akan dilaporkan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. Sehingga, dia meminta seluruh cakada agar bekerja dengan baik di Pilkada 2024.

"Andai bapak ibu terpilih sebagai kepala daerah, kita wajib mendukung program presiden terpilih yang akan datang, seperti makan gratis dan lain-lainnya. Sehingga ke depan, surplus beras di Lampung bukan hanya soal data tapi juga realitas," kata Sudin.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup, I Made Urip, berpesan agar para paslon kepala daerah mampu merangkul semua elemen dan lapisan masyarakat. 

"Momentum Rakerdasus ini menyambut pemenangan Pilkada 2024, kami targetkan minimal 10 daerah dari 15 daerah di Lampung bisa dimenangkan, saya yakin jika semuanya bergerak maka akan terwujud," ucap I Made Urip.

Untuk mencapai target tersebut, DPP PDIP meminta para pengurus, kader, hingga simpatisan di Lampung melakukan penguatan internal dan eksternal. Sehingga pilihan masyarakat Lampung pada Pilkada 2024 bisa mengarah ke PDIP.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya