Berita

Hassan Nasrallah/Net

Dunia

Petinggi Hizbullah Hassan Nasrallah Tewas dalam Serangan Udara Israel

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 20:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Israel mengklaim telah berhasil membunuh petinggi kelompok militan Hizbullah, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara pada Jumat (27/9).

Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid mengapresiasi langkah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan memberikan ucapan selamat atas keberhasilan serangan yang disebut sebagai upaya penting dalam menjaga keamanan negara.

"Saya mengucapkan selamat kepada lembaga pertahanan, IDF, dan Angkatan Udara Israel atas tewasnya pembunuh massal Hassan Nasrallah. Semua musuh Israel harus tahu bahwa mereka yang menyerang kami akan menerima hukuman mati," tulis Lapid dalam pernyataan di akun media sosialnya, Sabtu (28/9).


Al Jazeera juga melaporkan bahwa militer Israel mengumumkan kematian Nasrallah akibat serangan besar-besaran di Beirut. Kelompok Hizbullah juga telah membenarkan kabar kematian tersebut.

Sementara itu, situasi di Lebanon semakin memanas. Israel terus melanjutkan serangan udara di wilayah Beirut setelah insiden meledaknya pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah, yang menewaskan 39 orang. 

Serangan ini merupakan lanjutan dari ketegangan yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan, di mana Hizbullah melancarkan serangan roket ke pemukiman Israel sejak Oktober tahun lalu.

Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran, mengklaim telah menembakkan roket ke kota Tiberias, Israel, sebagai respons atas serangan udara Israel yang disebutnya sebagai serangan "biadab" terhadap warga sipil Lebanon. 

Di sisi lain, militer Israel melaporkan adanya drone dan proyektil yang memasuki wilayahnya dari Lebanon, yang memperparah eskalasi konflik antara kedua belah pihak.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya