Berita

Perum Bulog menyalurkan program Dukungan Pendidikan Perguruan Tinggi Bagi Putra Putri TNI-Polri yang berbentuk tabungan pendidikan/Ist

Bisnis

Program Bulog Peduli Pintar Salurkan Beasiswa Pendidikan Putra dan Putri TNI-Polri

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 17:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian BUMN melalui Perum Bulog menyalurkan program Dukungan Pendidikan Perguruan Tinggi Bagi Putra Putri TNI-Polri yang berbentuk tabungan pendidikan.

Penyaluran ini merupakan bagian Program Bulog Peduli Pintar yang dikolaborasikan dengan seluruh Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau TJSL BUMN dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, juga sebagai wujud apresiasi terhadap fungsi dan tugas TNI-Polri.

Alokasi dukungan Pendidikan Perguruan Tinggi kolaborasi Kementerian BUMN bersama seluruh TJSL BUMN bagi Putra Putri TNI-Polri di Seluruh Indonesia tahun 2024 sebanyak 2.800 siswa berprestasi di 38 provinsi.


Direktur Human Capital Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan, pemberian beasiswa kepada putra-putri TNI-Polri ini merupakan bagian yang sangat penting dari kontribusi sosial BUMN.

"Khusus untuk Bulog mendapatkan tugas khusus di NTB, tahun ini memberikan beasiswa kepada 48 mahasiswa, ini tentu di masa mendatang akan terus kita evaluasi," ujar Sudarsono dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/9).

DIsampaikan Sudarsono, evaluasi yang akan dilakukan yaitu melalui berbagai tahapan seperti pemantauan para mahasiswa bagaimana perkembangan studinya. Kemudian bagaimana sikap di dalam kesehariannya di kampus, di rumah maupun masyarakat.

"Intinya adalah kita memberikan semangat untuk mereka terus agar berprestasi," katanya.

Lebih lanjut, kata Sudarsono lagi, dengan diberikan beasiswa ini diharapkan para penerima dapat menggunakan beasiswa tersebut untuk mendukung kegiatan pendidikannya sampai selesai masa studinya.

Adapun Nilai dukungan pendidikan sebesar Rp5.000.000, untuk masing-masing penerima dukungan sehingga total anggaran biaya sebesar Rp240.000.000.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya