Berita

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membagikan momen pertemuan antara Anindya Novyan Bakrie dan Arsjad Rasjid/@bahlillahadalia

Bisnis

Sudah Temukan Solusi dan Damai dengan Anindya Bakrie, Ini Kata Arsjad

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membagikan momen pertemuan antara Anindya Novyan Bakrie dan  Arsjad Rasjid dalam akun instagramnya. 

Unggahan tersebut sontak mematahkan anggapan ada perseteruan antara kedua sosok yang sebelumnya disebut-sebut memperebutkan kursi ketua umum KADIN. 

"Alhamdulillah sore tadi saya mempertemukan dua sahabat baik saya, Pak Arsjad Rasjid dan Pak Anindya Bakrie. Insya Allah, kami berkomitmen untuk menjaga Kadin Indonesia tetap satu, utuh, dan solid,” tulis Bahlil dalam keterangan fotonya.


Arsjad adalah Ketua Umum Kadin Indonesia 2021-2026, sedangkan Anindya adalah Ketua Umum Kadin Indonesia versi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). 

Dalam unggahan Reels Instagram, tampak Bahlil merangkul kedua tokoh dunia usaha tersebut, dan mengatakan bahwa kedua belah pihak baik Arsjad maupun Anin sudah saling memaafkan.

Arsjad yang juga mengunggah pertemuan tersebut dalam Reels Instagram menyampaikan pertemuan tersebut merupakan bagian dari proses organisasi Kadin untuk bisa lebih baik ke depannya.

"Saya sangat senang sekali bisa bersama dengan Pak Menteri dan juga sahabat saya Pak Anin kita di jalan di suatu proses yang di mana kita melihat untuk bisa memastikan Kadin bisa lebih baik ke depannya," ujarnya.

Arsjad mengatakan asosiasinya telah menemukan solusi usai kisruh Munaslub pada 14 September lalu, di mana dalam Munaslub tersebut menghasilan bahwa Anin mengganti Arsjad sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia baru periode 2024-2029.  

“Kami telah memperoleh solusi, solusi tegak lurus terhadap aturan. Solusi yang diambil dalam diskusi yang sangat hangat, solusi dengan semangat yang sama untuk kemajuan perekonomian Indonesia yang akhirnya menyejahterakan bangsa Indonesia,” kata Arsjad. 

Arsjad mengatakan solusi itu muncul usai dirinya bertemu dengan Anin di rumah dinas Bahlil pada Jumat siang (27/9), tanpa menyebutkan secara rinci solusi seperti apa yang ia maksud.

“Kadin Indonesia, baik di pusat dan daerah, akan terus fokus sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Arsjad.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya