Berita

Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen di sela-sela sesi ke-79 Majelis Umum PBB di New York pada Kamis, 26 September 2024/Azar News

Dunia

Denmark Dukung Penuh Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 15:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Inisiatif otonomi Sahara Maroko kembali mendapat dukungan penuh dari negara Eropa. 

Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen menyebut rencana otonomi yang disampaikan Maroko pada 2007 lalu sebagai solusi terbaik untuk menangani konflik Sahara. 

"Denmark menganggap Rencana Otonomi yang disampaikan Maroko pada tahun 2007 sebagai kontribusi serius dan kredibel bagi proses PBB yang sedang berlangsung dan sebagai dasar yang baik untuk solusi yang disepakati antara semua pihak," ungkap Rasmussen kepada Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita selama pertemuan di sela-sela sesi ke-79 Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (26/9). 


Posisi Denmark sejalan dengan momentum internasional yang dihasilkan oleh Raja Mohammed VI, dalam mendukung rencana otonomi dan kedaulatan Maroko atas Sahara. 

Hal ini juga menunjukkan bahwa inisiatif tersebut semakin mendapat dukungan dari benua Eropa.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya