Berita

Calon Gubernur Jawa Barat, Acep Adang Ruhiat/RMOLJabar

Politik

Pilkada Jabar 2024

Acep Adang Fokus Dongkrak Elektabilitas dan Popularitas Selama Masa Kampanye

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 01:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon Gubernur Jawa Barat, Acep Adang Ruhiat, tak berkecil hati terkait hasil survei yang menunjukkan angka elektabilitas dirinya masih di bawah paslon lain.

Karena itulah, Acep akan memaksimalkan masa kampanye walaupun hanya 2 bulan untuk mendongkrak elektabilitas dan popularitas.

“Kita akan berusaha maksimal, kita menjemput takdir, kita akan melakukan kegiatan silaturahmi,” kata Acep usai melakukan kampanye pertamanya dengan mengunjungi Paguyuban Masyarakat Tionghoa di Graha Priangan, Kota Bandung, Kamis (26/9). 


Selain itu, dia mengaku sudah memiliki strategi guna meningkatkan elektabilitas dan popularitasnya bersama sang wakil, Gitalis Dwi Natarina, menjelang Pilgub Jabar 2024 mendatang. 

Di antaranya akan menerjunkan tim dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Sebab dirinya tidak berjalan sendiri mengingat masa kampanye hanya dua bulan. 

“Nanti juga akan ada kegiatan-kegiatan lain yang memang tidak saja saya yang datang, tetapi tim juga, kita bagi,” sebutnya.

“Karena waktu hanya dua bulan lagi, tentu kami memerlukan tim yang luar biasa,” imbuhnya.

Menurut Acep, paslon lain yang popularitasnya lebih tinggi, salah satunya karena sudah melakukan kegiatan-kegiatan dalam waktu lama. Berbeda dengan dirinya, hanya baru satu bulan. Walaupun begitu, dirinya tak berkecil hati dan optimistis akan mendapatkan hasil yang baik. 

“Untuk survei ya karena yang lain kan sudah dua tahun yang lalu, kita hanya baru satu bulan, ya wajarlah. Tetapi yang terpenting bagaimana ending-nya, bahwa kita bisa memenangkan di dalam pertarungan pilgub yang akan datang,” tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya